15 9 / 2014

Tuhan sungguh mengerti bagaimana cara Dia mengabulkan doa setiap hamba-Nya J

Pagi ini nyatanya angin berhembus lebih dingin daripada biasanya hingga satu pesan singkat membekukan segalanya. Momen indah nan menyenangkan, momen haru hingga kecewa, serta janji-janji dan angan-angan yang selalu berdiam di bawah alam sadar. Seketika membeku, namun seketika pula hancur berkeping. Sebagian hilang entah kemana, sebagian justru menyisakan pecahan-pecahan kenangan yang tajam menusuk kemudian mengiris setiap sudut hati secara menyakitkan.

Tak ada yang berhak menyatakan ini akan mudah atau sulit kecuali diriku sendiri. Suatu kenyatan bahwa Allah takkan pernah membiarkan hamba-Nya berada di jalan buntu, tanpa ada pilihan yang bisa diambil. Dalam hal ini pun hak sepenuhnya berada di tanganku untuk memilih jalan mana yang kemudian akan kuambil. Jalan yang penuh dengan negative thinking mengutuk setiap hal yang pernah terjadi atau jalan dengan senyuman di sana-sini menanamkan keyakinan bahwa Allah Sang Maha Tahu akan selalu mengiringi.

Di tengah kecamuk, aku menyadari satu hal. Satu hal yang kemudian menjadi pecerah atas gelap mendung yang kukawatirkan akan terus menggelayuti langitku. “Ya Allah, bantulah kami untuk menghindari segala macam perbuatan maksiat yang dapat menjauhkan kami dari-Mu, cahaya-Mu, dan ilmu-Mu”, begitulah doa yang setiap kali seusai shalat kuajukan pada Allah. Haru kemudian menyelimuti perasaanku seketika menyadari bahwa inilah salah satu cara Allah untuk mengabulkan setiap doaku. Kupanjatkan doa dengan penuh keyakinan dan beginilah hasilnya, serta merta Allah menjawabnya. Fabiayyi aalaa irobbikumaa tukadzdzibaan, maka keraguan apalagi yang masih terselip di dalam sana, di hatimu, bahwa Allah lah sebenar-benar pemerhati, Allah lah sebaik-baik pengatur. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? :’)

 

17 8 / 2014

16 8 / 2014

ninimchasanah:

octaraisa:

rafeyas:

muhammadanmuslim:

1. Makhachkala Grand Mosque - Dagestan, Russia

2. Akhmad Kadyrov Mosque - Chechnya, Russia

3. Sultan Ahmed Mosque - Istanbul, Turkey

4. Qolsharif Mosque - Tartarstan, Russia

5. Badshahi Mosque - Lahore, Pakistan

6. Masjid al-Haram - Makkah, Arabia 

7. Putra Mosque - Putrajaya, Malaysia

8. Hassan II Mosque - Casablanca, Morocco

9. Masjid an-Nabawi - Madinah, Arabia

10. Omar Ibn al-Khattab Mosque - Berlin, Germany

satu2. semoga bisa mengunjunginya.:))

15 8 / 2014

Diam mungkin justru sebuah pilihan reaksi yang tepat.

Diam untuk menghargai hati yang tampaknya sudah memilih.
Diam untuk menjaga langkah tetap lurus dan tak ternodai kekhilafan.
Diam untuk tulus dan setia membawa doa kebaikan untukmu dalam pagi dan petang.

Diam mungkin justru sebuah pilihan reaksi yang tepat.

Diam sebagai wujud ketaatan.
Diam sebagai wujud pembenahan.
Diam sebagai wujud penantian.
Diam hingga saatnya Tuhan menyatakan, “ya Aku mengijinkanmu”.

Diam mungkin justru sebuah pilihan reaksi yang tepat.

13 8 / 2014

12 8 / 2014

Cobaan dari Allah kepada setiap manusia memang bermacam-macam bentuknya dan cobaan ini Allah gunakan untuk mengukur seberapa beriman seorang hamba kepada-Nya. Namun aku menyadari satu hal. Cobaan tidak hanya untuk menguji seseorang, tapi juga untuk memberikan peringatan bahkan inspirasi untuk orang-orang di sekitarnya.

——————————————————————————————

Perasaan ini kembali muncul.

Aku ingat, kabar itu aku dengar pada hari Kamis tanggal 3 Juli kemarin. Pakde meninggal pagi-pagi . Beliau adalah kerabat yang bisa dikatakan dekat denganku. Detik itu juga saat aku mendengar kabar tentang beliau, sedih yang teramat sangat menyelimuti hariku. Ditambah lagi saat itu aku sedang berada jauh di luar pulau Jawa melaksanakan tugas magang sehingga tak ada pilihan bagiku untuk pulang dan melihat beliau untuk terakhir kalinya. Yang pertama kali terlintas dalam pikiranku adalah istri beserta kedua anak beliau yang masih kecil.

Mungkin inilah salah satu rahmat Tuhan, yaitu nikmat lupa yang diberikan untuk hamba-Nya. Meskipun aku merasa kehilangan pakde, tak sampai berlarut-larut aku tenggelam dalam kesedihanku. Kata ibu, sedih boleh, tapi ini adalah takdir yang sudah digariskan Allah dan tugas kita adalah mendoakan beliau.

Beberapa hari berlalu hingga akhirnya aku pulang ke kampung halaman. Perasaan itu kembali muncul ketika aku melihat kedua anak pakde, terutama anak cantiknya yang paling kecil, Pia. Umurnya baru sekitar 5 tahun, tapi aku yakin beliau adalah anak yang sangat tegar. Keceriaan akan selalu menghiasi wajahnya insya Allah :’)

Suatu ketika, aku beserta seluruh keluargaku akan pergi untuk mengunjungi salah satu kerabat. Ternyata Pia sudah menunggu di depan rumahku. Berkali-kali bertanya, “Mau kemana?”. “Pia tunggu di rumah dulu yaa”, jawab ibu sekenanya.

Pia langsung berlari keluar dari rumahnya menuju halaman rumahku seketika setelah mendengar suara motorku sepulang dari rumah kerabat. Ternyata ia menunggu kepulangan kami sejak  tadi dan tanyanya, “dari mana bulek kok lama?”.

Masya Allah, kau pasti begitu merindukan ayahmu kan sayang? :”

——————————————————————————————————————

Pia, percayalah, Allah begitu menyayangimu sayang. Kau tahu kan, bahkan Nabi Muhammad pun telah menjadi seorang yatim sejak ia masih dalam kandungan dan lengkap sudah yatim piatu ketika usianya masih sangat belia. Ini pertanda bahwa Allah sungguh menyayangimu sayang. Allah memberikan ujian yang sungguh berat dan berharga ini karena Allah mempercayaimu, percaya bahwa kau akan sanggup dan tegar melewati hingga menjadikanmu pribadi mulia di hadapan-Nya. :)

Insya Allah, aamiin..

12 8 / 2014

muhammadalfiarinanda:

I am fine :)

muhammadalfiarinanda:

I am fine :)

12 8 / 2014

"Sometimes we just need smile and keep waiting.."

desktop background~

06 8 / 2014

"Sometimes I say nothing. But inside I hope you understand the language of my silence."

25 7 / 2014

blue-sora-soul:

مكهـ ” ١٣/ رمضان /١٤٣٥ هـ ”
Makkah 13 / 9 / 1435 H

Beri kami kesempatan untuk memenuhi panggilan-Mu ya Rabbii :”

blue-sora-soul:

مكهـ ” ١٣/ رمضان /١٤٣٥ هـ ”

Makkah 13 / 9 / 1435 H

Beri kami kesempatan untuk memenuhi panggilan-Mu ya Rabbii :”

(via muhammadalfiarinanda)